Bupati Sukabumi Tekankan Kinerja ASN dan Sinergi Pembangunan dalam Rapat Dinas Resmi
Pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkualitas sangat bergantung pada kinerja aparatur sipil negara (ASN). Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dihadapi saat ini, penting bagi setiap ASN untuk menunjukkan disiplin dan dedikasi yang tinggi. Hal ini disampaikan oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, dalam Rapat Dinas Bulan April 2026 yang diadakan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan bahwa kinerja ASN yang optimal adalah kunci untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih besar.
Peran Penting ASN dalam Pembangunan Daerah
Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Ade Suryaman, dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Bupati Andreas, kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi. Kehadiran semua elemen ini menunjukkan komitmen kolektif untuk meningkatkan kinerja ASN dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.
Di dalam rapat tersebut, Bupati Asep didampingi oleh Wakil Bupati menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah yang telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan Indeks Reformasi Birokrasi. Penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kualitas kinerja mereka. Selain itu, sertifikat akreditasi laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup juga diserahkan sebagai bentuk pengakuan terhadap usaha peningkatan kualitas layanan publik.
Agenda Rapat dan Evaluasi Kinerja
Agenda rapat berlanjut dengan pemaparan dari berbagai instansi, termasuk Samsat Cibadak, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Kesehatan. Setiap instansi diberikan kesempatan untuk menyampaikan progres, tantangan, dan inovasi yang telah dilakukan dalam rangka mendukung program-program pemerintah daerah.
Bupati juga menekankan perlunya disiplin dalam pelaksanaan kebijakan kerja dari rumah (WFH). Ia menegaskan bahwa meskipun ASN bekerja dari rumah, tanggung jawab dalam melaksanakan tugas tetap harus diutamakan. “WFH harus tetap disiplin. Jangan sampai yang dijadwalkan bekerja justru tidak berada di tempat, apalagi sampai di luar kota,” tegasnya. Hal ini menunjukkan pentingnya integritas dan komitmen ASN dalam menjalankan tugas mereka.
Mendorong Peningkatan Pendapatan Asli Daerah
Dalam rapat tersebut, Bupati juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak yang dinilai masih memiliki potensi besar. Ia mengapresiasi kebijakan Gubernur Jawa Barat yang memberikan kemudahan dalam perpanjangan pajak kendaraan tanpa harus menyertakan KTP pemilik lama. “Kebijakan ini perlu dioptimalkan melalui langkah konkret di lapangan, termasuk program operasi gabungan dan layanan jemput bola pembayaran pajak di berbagai wilayah,” ujar Bupati.
Bupati menekankan bahwa pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan langsung masuk ke kas daerah. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mendekatkan layanan agar masyarakat lebih mudah dan sadar akan kewajiban membayar pajak. “Kita harus aktif mendekatkan layanan agar masyarakat lebih mudah dan sadar membayar pajak,” jelasnya.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Daerah
Sementara itu, Wakil Bupati Andreas menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar setiap program dapat berjalan dengan optimal. “Kerja sama yang solid antarinstansi menjadi kunci. Kita harus saling membantu dan memperkuat,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga menginstruksikan para camat untuk mengawasi pelaksanaan proyek strategis nasional di wilayah masing-masing. Proyek-proyek tersebut harus berjalan optimal dan terintegrasi, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Gerakan Merah Putih, yang dinilai berperan penting dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Peran UMKM dalam Rantai Pasok Program Pemerintah
Di sisi lain, peran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga didorong untuk berpartisipasi dalam rantai pasok program pemerintah. Dukungan mereka sangat penting, terutama dalam memenuhi kebutuhan program MBG di Kabupaten Sukabumi. Keterlibatan UMKM tidak hanya akan meningkatkan perekonomian lokal tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius terhadap sektor pelayanan dasar, terutama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Semua perangkat daerah hingga camat diminta untuk berperan aktif dalam mendukung target pemerintah provinsi untuk menekan angka stunting hingga di bawah 5 persen. Ini dapat dicapai melalui peningkatan kualitas lingkungan dan layanan kesehatan yang lebih baik.
Komitmen untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan
Rapat dinas ini menjadi momentum yang sangat penting dalam menguatkan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran, kinerja ASN yang disiplin dan berkualitas harus tetap dijaga. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan, dan kebutuhan pembangunan daerah dapat terpenuhi dengan baik.
Dengan berbagai kebijakan dan langkah konkret yang telah disampaikan dalam rapat, diharapkan seluruh ASN dan perangkat daerah dapat bekerja sama secara efektif. Masyarakat juga diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Kabupaten Sukabumi.