ICMI Kota Tangerang Rilis 7 Buku, Jazuli Tegaskan Ancaman “Generasi Scrolling
Kota Tangerang baru-baru ini menjadi saksi dari peluncuran tujuh buku yang diadakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kota Tangerang. Acara ini berlangsung dalam suasana Halal Bihalal 1447 Hijriah, pada Minggu (5/4/2026) di Resto Dermaga, Kunciran Pinang. Dalam kesempatan tersebut, ada lebih dari sekadar silaturahmi pasca-Ramadan; acara ini juga mencakup diskusi mendalam mengenai karya-karya yang diluncurkan.
Literasi dalam Era Digital
Ketua ICMI Kota Tangerang, Ahmad Jazuli Abdillah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena menurunnya minat membaca dan menulis di masyarakat, terutama di tengah kemajuan teknologi informasi yang pesat. Ia menyatakan bahwa fenomena ini semakin parah dengan munculnya “generasi scrolling,” di mana banyak orang terjebak dalam aktivitas menggulir media sosial tanpa henti.
“Di dunia yang serba digital ini, penting bagi kita untuk terus memupuk dan mengembangkan budaya literasi. Kita dapat melihat bagaimana masyarakat terjebak dalam kebiasaan doomscrolling, yang meresap ke berbagai kalangan,” jelas Jazuli. Hal ini menandakan bahwa, meskipun akses terhadap informasi semakin mudah, kualitas konsumsi informasi tersebut menjadi perhatian utama.
Strategi Melalui Karya Tulis
Jazuli menekankan bahwa ICMI memilih literasi sebagai salah satu jalur dakwah yang lebih luas. Melalui buku-buku dan tulisan yang diluncurkan, mereka berharap dapat menyebarluaskan gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berkomitmen untuk mendorong lahirnya karya-karya yang tidak hanya menjadi referensi, tetapi juga menginspirasi banyak orang,” tambahnya.
Acara peluncuran buku tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para penulis, tetapi juga sebagai motivasi bagi aktivis, muballigh, dan kalangan akademisi untuk terus berkarya. Dalam kegiatan tersebut, berbagai judul buku diluncurkan, antara lain:
- “Strategi Marketing Mix Politik” karya Dr. Asep Ferry Bastian
- “Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Multikulturalisme” karya Dr. H. Susari
- “Covid-19 Merubah Dunia Manufaktur Indonesia” karya Dr. Ir. Ellysa Kusuma Laksanawati
- “Pendidikan Berkeadaban” karya Dr. Arum Patayan
Potensi Sumber Daya Manusia di Kota Tangerang
Jazuli juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Kota Tangerang, khususnya mengenai sumber daya manusia yang terdidik, seperti lulusan pesantren dan alumni perguruan tinggi luar negeri. Ia mengungkapkan bahwa potensi ini belum sepenuhnya terhubung dan dimanfaatkan secara optimal dalam masyarakat.
“Kita memiliki banyak lulusan dari Timur Tengah, seperti Al-Azhar di Kairo, Maroko, dan Yaman. Di masa depan, sangat penting untuk menjalin kolaborasi agar ilmu yang mereka miliki dapat menjangkau dan dirasakan oleh masyarakat luas,” ungkapnya. Dengan memanfaatkan potensi ini, diharapkan akan ada peningkatan kualitas pendidikan dan literasi di wilayah tersebut.
Komitmen untuk Berkolaborasi
Ustadz H. Kemal Aditya, seorang alumni dari Universitas Al-Azhar Kairo yang juga hadir dalam acara tersebut, menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi. “Insya Allah, kami siap untuk bersinergi dengan ICMI dan Pemerintah Kota Tangerang. Pertemuan ini sangat bermanfaat untuk menjalin hubungan yang lebih erat,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi dan komunitas, termasuk NU, Muhammadiyah, MUI, serta komunitas literasi dan majelis taklim. Keberagaman ini mencerminkan betapa pentingnya sinergi antar berbagai pihak dalam upaya memajukan pendidikan dan literasi di Kota Tangerang.
Apresiasi dari Tuan Rumah
H. Ayi Nuryadin, selaku tuan rumah yang juga menjabat sebagai Camat di Kota Tangerang, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami merasa sangat bahagia dapat berkolaborasi dengan para cendekiawan yang memiliki banyak ide dan gagasan untuk kemajuan masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan pendidikan,” katanya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh diskusi, menampilkan semangat yang tinggi dalam mendorong literasi di tengah perkembangan teknologi digital. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk peluncuran buku, tetapi juga menciptakan forum penting untuk berbagi pemikiran dan pengalaman yang berguna bagi masyarakat.
Mendorong Kesadaran Literasi di Era Digital
Dalam dunia yang semakin dipenuhi dengan informasi digital, tantangan untuk menjaga minat baca dan menulis menjadi semakin nyata. Generasi scrolling, yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggulir konten di media sosial, menghadapi risiko kehilangan kemampuan berpikir kritis dan kedalaman dalam memahami informasi.
ICMI Kota Tangerang berkomitmen untuk mengubah paradigma ini dengan mengedepankan literasi sebagai alat untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing. Dengan meluncurkan buku-buku baru, mereka tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menciptakan ruang untuk diskusi yang konstruktif.
“Kami ingin menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan ini. Melalui karya-karya yang kami luncurkan, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan mendorong mereka untuk kembali mencintai membaca,” tutup Jazuli dengan penuh harapan.