BPS Ungkap 500 Ribu Pelaku Usaha di Sumut Belum Teridentifikasi dalam Sensus Ekonomi 2026
Menghadapi era digital saat ini, banyak pelaku usaha yang belum terdata dalam statistik perekonomian nasional. Di Sumatera Utara (Sumut) sendiri, terdapat setidaknya 500 ribu pelaku usaha yang belum teridentifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut. Namun, BPS Sumut berencana untuk melacak dan mendata para pelaku usaha tersebut dalam rangka Sensus Ekonomi 2026 mendatang.
Pelaku Usaha yang Belum Teridentifikasi
Sebagaimana diungkapkan oleh Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, ada sekitar dua juta pelaku usaha di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, 1,5 juta sudah teridentifikasi, sedangkan sisanya, sebanyak 500 ribu, masih belum terdaftar dalam database BPS. Beberapa contoh pelaku usaha yang belum teridentifikasi ini adalah mereka yang menjalankan bisnis di rumah atau menjalankan kafe dengan sistem online.
Menghadapi fenomena ini, Asim Saputra menegaskan bahwa bisnis online menjadi sasaran utama dalam Sensus Ekonomi 2026. Tujuannya, tentu saja, untuk membuat data ekonomi menjadi lebih akurat dan jelas, khususnya di wilayah Sumut.
Signifikansi Sensus Ekonomi 2026
Menurut Asim, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam memetakan struktur perekonomian Indonesia secara riil, termasuk dalam hal perkembangan ekonomi digital. Strategi pertumbuhan ekonomi saat ini tidak lagi dapat disusun dengan pendekatan lama. Misalnya, jika dulu perkembangan usaha bisa dilihat dari toko-toko fisik, saat ini banyak usaha yang berkembang melalui platform digital.
Untuk itu, Sensus Ekonomi 2026 dirancang untuk menjadi solusi dalam menghadirkan data ekonomi yang lebih jelas dan akurat. Proses pendataan ini direncanakan untuk dilakukan selama 2,5 bulan dengan metode door to door. Dengan metode ini, diharapkan target 2 juta pelaku usaha dapat tercapai.
Persiapan BPS Sumut
Dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumut telah menyiapkan sekitar 13.000 petugas lapangan yang akan melakukan pendataan secara langsung. Selain itu, BPS Sumut juga menyiapkan berbagai strategi dan infrastruktur pendukung lainnya untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan sensus ini.
- Sensus Ekonomi 2026 direncanakan untuk dilaksanakan dalam waktu 2,5 bulan.
- Target pendataan mencakup 2 juta pelaku usaha di Sumatera Utara.
- Dari jumlah pelaku usaha tersebut, 500 ribu di antaranya belum teridentifikasi.
- Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat memberikan gambaran perekonomian Indonesia yang lebih akurat.
- Perkembangan ekonomi digital menjadi salah satu fokus utama dalam Sensus Ekonomi 2026.
Dengan dilaksanakannya Sensus Ekonomi 2026, diharapkan data perekonomian di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, akan menjadi lebih jelas dan akurat. Ini tentu akan sangat membantu dalam pembuatan kebijakan dan strategi pertumbuhan ekonomi di masa depan. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini.