Bale by BTN Rayakan Satu Tahun Pertumbuhan Pesat untuk Perkuat Ekosistem Digital BTN
Jakarta – Dalam satu tahun terakhir, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, lebih dikenal dengan BTN, telah mencatatkan perkembangan yang sangat memuaskan melalui superapp terbarunya, Bale by BTN. Pertumbuhan pesat aplikasi ini tidak hanya memperkuat posisi BTN dalam industri perbankan, tetapi juga menjadi pilar utama dalam program transformasi digital perusahaan.
Pentingnya Bale by BTN dalam Hubungan Nasabah
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menekankan bahwa Bale by BTN menjadi elemen kunci dalam memperkuat interaksi BTN dengan nasabah. Aplikasi ini dirancang untuk menyediakan layanan yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari pengguna.
“Kami mengembangkan Bale by BTN untuk memperdalam hubungan kami dengan nasabah melalui transaksi harian, bukan hanya saat mereka melakukan pembiayaan. Ini adalah bagian dari upaya BTN untuk tetap relevan dalam memenuhi kebutuhan finansial masyarakat,” ujar Nixon.
Statistik Pertumbuhan Bale by BTN
Sejak diluncurkan, Bale by BTN menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Di tahun 2025, jumlah pengguna aplikasi ini melonjak dari sekitar 1,8 juta pada tahun sebelumnya menjadi lebih dari 3,6 juta, mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 102%.
Dalam hal aktivitas pengguna, transaksi yang dilakukan melalui Bale juga mengalami peningkatan signifikan. Dari sekitar 1,2 miliar transaksi pada 2024, angka ini melambung menjadi lebih dari 2,2 miliar pada 2025, mencerminkan pertumbuhan tahunan sebesar 79%. Hal ini menunjukkan bahwa Bale by BTN semakin dianggap sebagai platform utama untuk transaksi sehari-hari nasabah.
Nilai Transaksi yang Meningkat Pesat
Dari sisi nilai transaksi, Bale by BTN mencatatkan kenaikan dari sekitar Rp80 triliun pada tahun 2024 menjadi lebih dari Rp101 triliun di tahun 2025, atau tumbuh sebesar 25% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa tidak hanya jumlah transaksi yang meningkat, tetapi juga nilai setiap transaksi yang dilakukan oleh pengguna.
Kontribusi terhadap Penghimpunan Dana Murah
Bale by BTN juga berperan penting dalam penghimpunan dana murah. Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel yang dihimpun melalui aplikasi ini meningkat dari sekitar Rp17 triliun pada 2024 menjadi Rp21,63 triliun pada 2025. Menariknya, nasabah yang menggunakan Bale memiliki rata-rata saldo yang 6,4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan nasabah yang tidak menggunakan aplikasi ini. Ini menjadikan Bale sebagai salah satu penggerak utama dalam peningkatan CASA BTN.
Penguatan Ekosistem Digital BTN
Senior Executive Vice President Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, menjelaskan bahwa pertumbuhan Bale didorong oleh penguatan ekosistem digital yang semakin luas dan terintegrasi. “Bale by BTN dirancang sebagai superapp yang menghubungkan berbagai kebutuhan nasabah, mulai dari transaksi perbankan hingga pembiayaan perumahan dan kebutuhan gaya hidup,” tambah Thomas.
Integrasi Layanan dalam Bale by BTN
Saat ini, Bale by BTN telah terintegrasi dengan berbagai layanan, termasuk Bale Properti, Bale Merchant, Bale Bisnis, Bale Agen, dan Bale Community. Integrasi ini memperkuat posisi BTN dalam menciptakan ekosistem keuangan yang komprehensif dan mudah diakses oleh masyarakat.
Peluncuran Bale Wisata
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital, BTN juga meluncurkan Bale Wisata, sebuah fitur yang memudahkan nasabah dalam merencanakan perjalanan. Fitur ini menyediakan akses mudah untuk tiket transportasi, destinasi wisata, dan akomodasi hotel dalam satu platform.
Melalui Bale Wisata, BTN menawarkan berbagai penawaran menarik, seperti potongan harga untuk tiket wisata, promo tiket transportasi kereta api, serta program bundling tiket wisata dan hotel di berbagai kota di Indonesia. Ini tidak hanya memperkaya fitur layanan, tetapi juga berkontribusi pada dukungan BTN terhadap sektor pariwisata nasional, yang merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
Peluang Strategis di Sektor Pariwisata Domestik
Di tengah dinamika geopolitik global, sektor pariwisata domestik menjadi salah satu peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah, melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mendorong masyarakat untuk berwisata di dalam negeri melalui kampanye #DiIndonesiaAja dan #WonderfulIndonesia.
BTN melihat momen ini sebagai kesempatan untuk memperkuat peran dalam ekosistem ekonomi domestik sekaligus memperluas engagement dengan nasabah melalui layanan yang lebih relevan.
Target dan Rencana untuk Masa Depan
Memasuki tahun 2026, BTN menargetkan jumlah pengguna Bale by BTN akan mencapai lebih dari 6 juta. Ini didukung oleh pengembangan lebih dari 68 fitur baru dan perbaikan layanan untuk meningkatkan pengalaman nasabah.
Selain itu, BTN berencana untuk memperkuat berbagai program akuisisi dan engagement, termasuk kerja sama dengan merchant, sektor gaya hidup, hingga penyelenggaraan acara nasional seperti Indonesia Coffee Expo 2026 melalui inisiatif Bale Ngopi.
Strategi Pertumbuhan yang Berkelanjutan
Dengan strategi ini, diharapkan Bale by BTN tidak hanya akan menjadi platform untuk transaksi, tetapi juga sebagai motor penggerak pertumbuhan dana murah, penguatan hubungan dengan nasabah, serta sebagai pintu masuk BTN ke dalam ekosistem digital dan gaya hidup masyarakat Indonesia.