7.271 Pelanggan Naik Kereta Api Libur Paskah, KAI Sumut Laksanakan Aksi Keselamatan di Medan
Libur Paskah tahun ini menjadi momen spesial bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang memilih moda transportasi kereta api untuk melakukan perjalanan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat jumlah pelanggan kereta api libur Paskah yang cukup signifikan, yakni sebanyak 7.271 penumpang pada hari Minggu, 5 April 2026. Dalam periode libur yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 April, total volume pelanggan yang dilayani mencapai 23.350 orang. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota.
Pentingnya Moda Transportasi Kereta Api
Kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh kereta api menjadikannya sebagai pilihan yang populer. Menurut Anwar Yuli Prastyo, Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, mobilitas masyarakat menggunakan kereta api tetap terjaga selama periode libur panjang. Ia menekankan bahwa kereta api menawarkan banyak keuntungan bagi para penumpangnya.
“Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antarkota karena menawarkan kenyamanan serta waktu tempuh yang lebih terukur,” ungkap Anwar. Dengan berbagai fasilitas yang disediakan, perjalanan menggunakan kereta api menjadi lebih menyenangkan dan efisien.
Keunggulan Kereta Api
Mengapa kereta api menjadi pilihan utama bagi banyak orang saat libur Paskah? Berikut adalah beberapa alasan yang membuat kereta api menonjol:
- Kenyamanan: Kursi yang luas dan ruang gerak yang lebih leluasa dibandingkan moda transportasi lainnya.
- Kecepatan: Waktu tempuh yang lebih singkat, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
- Aksesibilitas: Stasiun yang strategis dan mudah diakses di berbagai daerah.
- Biaya yang kompetitif: Harga tiket yang terjangkau dibandingkan dengan moda transportasi lainnya.
- Ramah lingkungan: Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan pribadi.
Upaya Keselamatan di Perlintasan Kereta Api
Pada hari puncak perayaan Paskah, KAI Divre I Sumatera Utara juga melaksanakan sosialisasi tentang keselamatan di perlintasan sebidang. Kegiatan ini diadakan di perlintasan sebidang JPL 02–03 di Jalan Pandi, Kota Medan dan melibatkan komunitas pecinta kereta api Divre I Railfans (DR1RF). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan saat menggunakan perlintasan kereta api.
Edukasi keselamatan dilakukan melalui penyampaian imbauan langsung kepada pengguna jalan. Dalam sosialisasi ini, KAI menekankan pentingnya mematuhi ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 124 yang menyatakan bahwa pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.
Kesadaran Terhadap Keselamatan Bersama
Anwar menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan di perlintasan sebidang. Ia menyatakan, “Keselamatan di perlintasan menjadi tanggung jawab bersama. KAI Divre I Sumatera Utara mengajak seluruh pengguna jalan untuk tertib saat melalui perlintasan sebidang dengan mendahulukan perjalanan kereta api serta mematuhi rambu yang ada.”
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih paham akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di sekitar perlintasan kereta api. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa transportasi kereta api, terutama pada saat-saat ramai seperti liburan Paskah.
Statistik dan Tren Pelanggan Kereta Api
Data pelanggan kereta api libur Paskah menunjukkan tren yang positif. Dalam periode liburan ini, KAI tidak hanya berhasil melayani ribuan penumpang, tetapi juga menunjukkan bahwa moda transportasi ini tetap diminati masyarakat. Jumlah total pelanggan yang dilayani mencapai 23.350 orang dalam waktu tiga hari, yang menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Tren ini mencerminkan perubahan pola perjalanan masyarakat yang semakin memilih kereta api sebagai alternatif transportasi. Selain itu, KAI terus berinovasi dalam pelayanan, termasuk peningkatan fasilitas dan keamanan di setiap perjalanan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasa nyaman dan aman untuk menggunakan kereta api di masa mendatang.
Inovasi dan Pelayanan KAI
KAI tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah penumpang, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Beberapa inovasi yang dilakukan antara lain:
- Digitalisasi tiket: Memudahkan proses pembelian tiket secara online.
- Peningkatan fasilitas di stasiun: Menyediakan ruang tunggu yang nyaman dan fasilitas umum yang lebih baik.
- Pelayanan pelanggan yang responsif: Menyediakan layanan pelanggan yang siap membantu kapan saja.
- Program loyalitas: Memberikan penghargaan kepada pelanggan setia melalui program diskon dan penawaran menarik.
- Keamanan yang lebih baik: Peningkatan sistem keamanan di stasiun dan selama perjalanan.
Dengan berbagai upaya dan inovasi tersebut, KAI berusaha untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan kereta api libur Paskah dan di hari-hari biasa. Keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama yang tidak bisa diabaikan.
Kesimpulan
Libur Paskah tahun ini menjadi salah satu momen yang menunjukkan betapa pentingnya peran kereta api dalam mobilitas masyarakat. Dengan jumlah pelanggan yang mencapai 7.271 orang pada hari puncak, serta total 23.350 pelanggan selama periode liburan, jelas bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama. Melalui sosialisasi keselamatan dan berbagai inovasi yang dilakukan, KAI berkomitmen untuk menjaga keselamatan serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan kereta api libur Paskah dan seterusnya.